Kamis, 17 Februari 2011

piaraan baru namanya joni

Sekitar sebulan yang lalu, motor yang selalu nganter saya wara-wiri laku terjual. Ya, si satria biru yang ada di tulisan sebelumnya.. *padahal blm sempet ngasih nama :(
Besok sorenya saya langsung minta gilang nemenin liat motor inceran yang baru semalam saya liat di kaskus.

 Oiya, di hari saya mau liat motor inceran, pagi2nya saya berangkat ke kampus naik bus, pas pulang saya pinjam motornya gilang untuk pulang ke rumah..ngaso dulu gitu,sekalian makan siang dirumah, maksudnya saya pinjem dulu, nanti siang pas dia pulang saya ke kampus lagi sekalian ke daerah rawa belong liat motor. (waktu itu saya pulang jam 10 dan gilang pulang jam 3 sore) 
Tapi memang rencana hanyalah rencana..setelah sampai rumah, makan siang dan sebatang rokok, akhirnya saya ketiduran dengan sukses..hehehe..waktu bangun sudah jam stengah 5 sore. Saya langsung kaget dan buru-buru ambil HP, dan ada banyak missed call dari gilang tentunya dan sms berbahasa jawa yang isinya "eh jancuk.ngendi kon?aku wes muleh seko mau,saiki kearah omahmu naik patas.asu ! (eh jancuk,dimana lo?gw udah pulang dari tadi , sekarang mau ke rumah lo naik patas.anjing! )ya kurang lebih begitu kata2nya..hahahaha! Dengan gegap gempita saya langsung pake jaket dan bawa tas berisi duit buat nebus motor inceran sambil nelpon dan menyuruh gilang untuk turun di seskoal. gak lama saya sampai di seskoal, dan dari jauh saya melihat gilang berdiri dengan ketidak pastian disamping tiang listrik dekat tukang pecel ayam. Bhahahhaha!rasanya pengin ketawa, tapi saya kasian, lalu setelah sampai saya langsung minta maaf..hahaahha!

Oke kembali ke perburuan motor incaran. Habis jemput gilang, kita langsung bergegas menuju rawa belong ke tkp motor tersebut berada. Begitu sampai,saya langsung tes dan melihat kelengkapan surat kendaraan dan menyocokkan nomor mesin dan nomor rangka.Setelah semuanya akur, saya langsung deal aja sama penjualnya. Oke,motor sudah ditangan dan siap dibawa pulang.
kondisi joni pertama kali diangkat sebagai piaraan















narsis dikit gak papa dong.hehehe























Ya, tebak motor apa ini? Honda CB 100? salah... ini Honda GL 100 yang berganti baju jadi CB 100. Pemilik sebelumnya yang mengubah, jadi saya ambil sudah kondisi seperti ini. Saya belum sempet bongkar mesinnya, tapi sepertinya udah gak standar lagi. Soale lumayanlah larinya..beda dibandingin GL 100 standar.
Tidak lama berselang, sekitar 3 mingguan saya belikan sepatu baru buat joni ( velg dan ban ) biar lebih sangar dikit lah..soale memang rencana saya bikin japs ni motor..tapi pelan-pelan biar lebih berseni (padahal gara-gara ga ada duit..hehehe) Plan ke depan sudah ada, tinggal nabung dan nabung..

kiri : vespa pts 80 punya jerry (setelah restorasi)   kanan : si joni dengan sepatu barunya

Rabu, 12 Januari 2011

"Running up that hill"

Sudah beberapa minggu kebelakang saya mendengarkan lagu yang judulnya "Running up that hill", lagu ini diciptakan dan dinyanyikan oleh Kate bush, tapi saya lebih suka versi yang dinyanyikan oleh band Placebo, karena menurut saya aransemen yang dibawakan oleh Placebo lebih "mengena" dengan lagu ini. Saya tertarik dengan liriknya. Mari kita lihat liriknya.

"Running up that hill" (Kate bush cover by: Placebo)

It doesn't hurt me.
You wanna feel how it feels?
You wanna know, know that it doesn't hurt me?
You wanna hear about the deal I'm making?
You be running up that hill
You and me be running up that hill

And if I only could,
Make a deal with God,
And get him to swap our places,
Be running up that road,
Be running up that hill,
Be running up that building.
If I only could, oh...

You don't wanna hurt me,
But see how deep the bullet lies.
Unaware that I'm tearing you asunder.
There's a thunder in our hearts, baby.
So much hate for the ones we love?
Tell me, we both matter, don't we?

You, be running up that hill
You and me, be running up that hill
You and me won't be unhappy.

And if I only could,
Make a deal with God,
And get him to swap our places,
Be running up that road,
Be running up that hill,
Be running up that building,
If I only could, oh...

C'mon, baby, c'mon, c'mon, darling,
Let me steal this moment from you now.
C'mon, angel, c'mon, c'mon, darling,
Let's exchange the experience, oh...'

And if I only could,
Make a deal with God,
And get him to swap our places,
Be running up that road,
Be running up that hill,
With no problems [x2]

'If I only could, be running up that hill.' [x7]



Lagu ini mempunyai judul asli "Make a deal with God", namun karena judulnya berkaitan dengan sang pencipta, maka terjadi banyak kontroversi pada lagu ini. Negara-negara di Eropa yang mempunyai nilai religius kuat seperti Italia menentang lagu ini dan tidak menayangkannya di negaranya. Menurut Kate bush sang pembuat, lagu ini mempunyai arti antara hubungan pria dan wanita. "me" diibaratkan "kita" sebagai sudut pandang orang pertama yg mendengarkan lagu ini, sedangkan "you / God" diibaratkan sebagai "pria / wanita" sebagai sudut pandang orang kedua. Jadi, si pencipta lagu mengartikan bahwa pria dan wanita harus saling mengisi agar dapat berjalan satu tujuan, karena pria dan wanita mempunyai aspek-aspek kehidupan lahiriah dan batiniah yang berbeda, contohnya seperti perbedaan fisik dan perbedaan pola pikir.

Pertama saya dengar lagu ini dari HP teman, dia pasang lagu ini waktu kita lagi kumpul dan ngobrol-ngobrol seperti biasa. Buat saya yang awam mengenai musik, lagu ini (versi placebo) terdengar aneh, selain karena musiknya mengawang-awang juga karena liriknya terdengar ambigu. Tapi saya malah penasaran dengan lagu ini, saya download dari internet lalu saya dengerin sendiri sambil saya hayati. Jujur saja saya tertarik ingin tahu lebih dalam tentang lagu ini karena ada kalimat "make a deal with God". Setelah saya cari info tentang lagu ini dari berbagai sumber di internet akhirnya saya menemukan bahwa arti dari lagu ini menurut sang pembuat lagu tsb. adalah seperti yang saya tuliskan di paragraf diatas. Kalau menurut perspektif si pencipta lagu.lagu ini bercerita antara hubungan pria dengan wanita,namun saya pribadi mengartikan bukan hanya antara pria dengan wanita, namun hubungan antara sesama pribadi, hubungan antara satu individu dengan individu lainnya, kita harus sadari dan mengerti bahwa masing-masing dari "kita" sebagai individu mempunyai ciri-ciri berbeda, punya pola pikir yang berbeda. Masing-masing dari "kita" itu berbeda, saking sulitnya "kita" mencari tahu perbedaan itu, kita harus bertukar posisi, aku menjadi kamu, dan kamu menjadi aku agar "kita" tahu bagaimana  jika "kita" diposisi orang tersebut dan orang tersebut tahu bagaimana jika dia di posisi "kita".

Nilai terkandung yang saya dapatkan dari lagu ini adalah "kita" ini berbeda satu sama lain, "kita harus mempertimbangkan hal-hal yang "kita lakukan itu apakah akan merugikan orang lain atau tidak, dan untuk dapat berjalan satu tujuan kita tidak harus berpola pikir sama, tapi saling memahami antara pola pikir yang satu dengan yang lain.

Jumat, 07 Januari 2011

sendal njepit

Malam itu saya dan temen-temen kumpul seperti biasa di rumah saya, seperti biasa kami ngobrol2, main gitar, nyanyi2, dll. Tiba-tiba temen saya yg bernama gilang nyeletuk "bikin apa kek yuk..nanti tutorialnya kita rekam. nerusin ngerok2 sendal lo dick,kan yang kiri masih polos." langsung aja saya ngeliatin sendal jepit saya yg sebelah kiri.."iya eh,drpd ga ada kerjaan"..batin saya. Sebelumnya saya pernah ngukir2 sendal jepit saya yg sebelah kanan, terinspirasi dari blog org lain namanya Husni..ukiran Husni di sendal jepitnya mah bagus..berkonsep..dan memang bagus gambarnya! kalo saya emang dasarnya ga bisa gambar,jd mau gimana lagi..hehehe.

Ya,pertama yg dibutuhkan adalah pensil atau ballpoint atau spidol untuk membuat sketsa gambar di sendal, lalu alat untuk motongnya..mestinya sih pakai cutting pen agar rapi, tapi saya ga punya cutting pen, jadi pakai cutter saja boleh.

Yup, kita mulai bikin sketch, karena saya ga bisa gambar akhirnya bikin tulisan aja. Tulisannya SWALLOWSKY, artinya swallow si dicky (maklum, cuma bisa beli sendal swallow..lagipula sendal swallow udah pasti asli, ga seperti birkenstock, crocs, atau hawaiianas yang ada kw1 atau kw2) biar gak ketuker sama punya temen2 lain, soale udah sering kejadian sendal ketuker antara temen-temen kami..mosok sendal kanan sama kiri aja bisa ketuker mentang-mentang warnanya sama..hadoh!

sketsa tulisan sudah terbentuk

Ya, sketsa tulisan udah jadi, kita tinggal potong layer putih pada sendal tersebut mengikuti pola sketsa. Oiya, maaf foto2 prosesnya ga ada, karena proses pembuatannya kita rekam jadi video pakai kamera DSLR punya gilang.
Setelah 15 menit saya potong sesuai sketsa, akhirnya jadi juga SWALLOWSKY.

orang dan sendalnya sama2 ganteng ya :p
sepasang kekasih yang bertolak belakang

Sabtu, 25 Desember 2010

natal...natal...natal

di dalam kegelapan, secuil cahaya membuatnya
begitu menarik.selamat natal
Setiap tanggal 25 Desember, kami sekeluarga merayakan natal. Dulu pas masih kecil, (ya dr saya TK sampai kelas 1 SMA ) saya selalu gak bisa tidur cepat di malam natal..karena memikirkan "isinya apa ya?" yg ada di dalam bingkisan kado natal dibawah pohon natal di rumah kami. Tapi beberapa tahun kebelakang, bingkisan kado berubah menjadi amplop..jadi pikiran saya pas malam natal "isinya berapa ya?"



ya seperti pagi ini, saya nggak bisa tidur karena memang semalam saya udah tidur dan terbangun di tengah malam..jadi ya bablas aja sampe pagi..kebetulan temen-temen saya pada main ke rumah pas tengah malam tadi. Jadinya kita merayakan natal bareng jg tengah malam tadi. Yang terjadi...ya benar, perjamuan! Tapi bukan perjamuan kudus, tapi perjamuan orang yg "belum" kudus..saya tegaskan lagi,kata yang saya kutipkan adalah kata "belum". Belum artinya pada suatu hari nanti kami semua "akan" menjadi orang yg kudus, tapi biarlah waktu dan niat kami yang berbicara.

Akhirnya saya terjaga sampai pagi, dan baru bisa tidur sekitar jam 14:00 WIB.
Bangun sekitar jam 15:00 WIB langsung disuguhkan hidangan yang mungkin hanya setahun sekali bisa kami nikmati.
perbandingan ukuran dgn hape esia



















Makan sirloin steik. wahahahaha!mantap gan!
ya puji Tuhan, saya masih bisa menyantap makanan kayak gini..biasanya makan nasi,orek tempe,telor dadar,kuah sayur udah puas.skrg dikasi ini, fiuuuhh..kalo dianalogikan, itu daging ukurannya kayak 4 stengah hape esia dijejer.

oke,selamat makan dan selamat natal.cheers!

Rabu, 22 Desember 2010

kuda besi berwarna biru

siang2 habis makan siang, ngudut sembari minum air es, duduk dulu di depan leptop sambil nginget teman seperjuangan..siapakah dia? dia adalah motorku.ni motor saya beli second dgn kondisi mulus diluar,tp ternyata jeroannya sangar.ibaratnya serigala berbulu domba..haha.garapannya bengkel "lokal racing" di daerah jaksel

ni gambar pas pertama motor gw angkat
merk : suzuki
type : satria RU 120 LSCM
tahun perakitan : 2004
mesin : 2 tak 120 cc










motor ini blm gw kasih nama, belom kepikiran.haha.nanti mungkin kalo nemu nama yang bagus akan saya sematkan.
pas dapet motor ini dgn kondisi mulus.wah senengnya,jarang2 motor kaya gini masih berbentuk standar. bebrapa hari setelah motor ditangan, langsung saya bawa ke kampus. penasaran dgn garapan tangan dingin anto sang mekanik, saya coba bejek gas di depan TVRI taman ria senayan. resultnya dapet 145 km/h lebih..nyaris 150 km/h itu jg dgn jarak sependek itu di gear 6.asli saya gak melebih-lebihkan. biasanya motor jenis ini dalam kondisi standar cuma bisa lari sekitar 120 km/h. artinya bolehlah garapan lokal racing untuk spek korek harian. tapi masalah muncul setelah naik motor ini dalam kondisi boncengan + macet! naik motor korekan gak enak blas kalo dipertemukan dgn kondisi tersebut..mesti gantung gas, tenaga bawahnya susah dikail, intinya ga bisa dibawa pelan. tapi kalo dibawa kenceng terus selain situasi gak memungkinkan karena macet juga bisa digampar sama penumpang saya dari belakang. :p

akhirnya saya putuskan utk "nyetandarin" ni motor lagi.
daftar belanja :

-blok mesin baru original : Rp 900.000
-piston + ring piston NPR : Rp 125.000 (kalo gak salah)
-kampas kopling daytona : Rp 125.000
-setang seher + bearing + seal kruk as : Rp 300.000
-oli mesin : Rp 35.000
-ongkos bubut + belah mesin : 125.000
-spuyer : Rp 40.000

total : Rp 1.650.000

setelah mesin dalam kondisi "standar" wiiihhh...suaranya garing jdnya ni motor,alus pula.
tes jalan..wes..enteng banget tenaga bawahnya.
intinya. ada harga ada barang.jd saya ga rugi ngeluarin duit segitu banyak..
tapi..ada tapinya..pas ngetes di rute yang sama, alhasil top speed cuma 120 km/h *jedug

ni kondisinya setelah jeroan distandarin trus dicuci ^^
*kinclongkenclingclingcling














sekarang setelah setahun lebih motor ini menemani saya dalam mengarungi samudera jakarta demi mencari sesuap nasi dan menimba ilmu, jadi lupa diurusin..kotor, gak dicuci udah 2 bulan..lebih mungkin..karena ujan gak bisa diprediksi *kayanya mo kiamat*

kondisi motor hari ini
































motorku sayang,motorku malang.bulan januari akan saya cuci.

Selasa, 21 Desember 2010

tak kenal maka tak sayang

Pertama, saya akan memperkenalkan diri saya dulu. soale pepatah jawa mengatakan "witing trisno jalaran soko kulino" yang artinya "cinta datang karena terbiasa". Jadi, kalo anda gak kenal saya, maka anda pun gak sayang sama saya..hahaha! wes gak jelas blas..yowes, balik lagi ke perkenalan diri. Nama saya Cendikia mega putra, biasa dipanggil Dicky. Kalo buat orang baru,mungkin manggil nama saya agak risih "dick,dick..manggil namamu kok rasanya saru ya.." kira-kira begitulah komentar-komentar orang yang baru kenal sama saya. Padahal saya sendiri sih biasa aja ( ya wong dari lahir dipanggilnya begitu kok ). Omong-omong seputar nama, saya sendiri merasa nama "cendikia" itu kok kayaknya nggak pantes sama sekali saya sandang. Cendikia itu kan artinya orang pintar, pakar, cendikiawan..lah saya sendiri pada kenyataannya berpredikat sebagai mahasiswa "nasakom" alias nasib satu koma. Iya,ini udah semester 7 kok ya IPK masih satu koma..yo opo tho iki dick..dick..

balik lagi, saya lahir dan tinggal di Jakarta sampai sekarang. Waktu itu lahir tanggal 22 september 1989.
nah sekarang ini tinggal di jaksel,tapi udah mepet tangerang.soale kali sebelah rumah ini udah perbatasan antara jakarta dan tangerang..artinya kalo saya mau ke luar kota, ya tinggal lompat sekali beres. Oiya, sekarang ini saya kuliah di universitas yg terletak di jalan Sudirman,disamping semanggi..yang di Jakarta pasti tau.pokoknya ngampus disini untuk urusan akses udah pasti mudah, sekaligus paling muacet saat jam berangkat kantor dan pulang kantor ( ya jelas jakarta macet pas jam berangkat / pulang kantor *jedeerr), makanya kuliah disini berasa ngantor deh suasananya..sekitaran kampus banyak kantor,kalo jam makan siang atau makan sore, makannya bareng orang kantoran, parkiran motor kampus juga banyak orang kantoran nebeng. *jduaag*

Yoo, mbalik lagi..saya ini putra pertama dari 2 bersaudara. adikku ada satu, cewek.
ah, udah dulu.matahari sudah terang, saatnya ngeteh dan sebatang kretek filter kesayangan.